Penilaian

Penilaian Hasil Belajar

Penilaian terhadap pencapaian hasil belajar mahasiswa sebagai dasar penentuan kelulusan mata kuliah terdiri atas ujian tertulis, ujian lisan, penilaian proyek, penilaian tugas, dan/atau bentuk penilaian lain yang sejenis. Sama seperti metode pembelajaran, penentuan bentuk penilaian sangat berkaitan dengan capaian pembelajaran lulusan yang ingin dicapai dalam mata kuliah. Setiap komponen penilaian pada satu mata kuliah memiliki jumlah bobot 100%. Adapun bentuk dan bobot penilaian menjadi hak dan tanggung jawab dosen penanggung jawab mata kuliah.


Nilai hasil ujian dinyatakan dengan nilai mutu dan nilai bobot sebagai berikut:

  1. nilai mutu A dengan bobot 4,00 (empat koma nol nol),
  2. nilai mutu A− dengan bobot 3,75 (tiga koma tujuh lima),
  3. nilai mutu B+ dengan bobot 3,50 (tiga koma lima nol),
  4. nilai mutu B dengan bobot 3,00 (tiga koma nol nol),
  5. nilai mutu B− dengan bobot 2,75 (dua koma tujuh lima),
  6. nilai mutu C+  dengan bobot 2,50 (dua koma lima nol),
  7. nilai mutu C dengan bobot 2,00 (dua koma nol nol),
  8. nilai mutu D dengan bobot 1,00 (satu koma nol nol), dan
  9. nilai mutu E dengan bobot 0,00 (nol koma nol nol).

 

Penilaian seluruh hasil belajar dilakukan berdasarkan penilaian acuan patokan (PAP) dengan ketentuan yang diperlihatkan pada Tabel 11.2.

Tabel 11.2 Penilaian Acuan Patokan (PAP) Mata Kuliah

Nilai Mutu

Nilai Bobot

Rentang Nilai Akhir

A

4,00

lebih dari 85,00

A

3,75

80,00—84,99

B+

3,50

75,00—79,99

B

3,00

70,00—74,99

B

2,75

65,00—69,99

C+

2,50

60,00—64,99

C

2,00

55,00—59,00

D

1,00

40,00—54,99

E

0,00

0—40,00

 

Penilaian hasil belajar dari satu semester dinyatakan dengan Indeks Prestasi Semester (IPS) yang dihitung dengan Persamaan 11.1.

Penilaian hasil belajar dari semester satu sampai dengan semester terakhir yang sudah ditempuh dinyatakan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang dihitung dengan Persamaan 11.2.